dari jiwa yang terkoyak
aku mencoba tuk merangkak
dari nurani yang telah lama mati
aku mencoba berdiri meski tertatih-tatih
meski harapan semakin padam, karena tak
kunjung jadi kenyataan
yaa Allah.. maafkan aku
maafkan aku, jika simbahan air wudhu tak
lagi menyejukkan kalbuku
bila lantunan ayat-ayatmu tak lagi
menyentuh imanku
aku takut dosa, dan maksiat kan jadi
jurang pemisah diantara kita
tapi khuof dan roja’ senantiasa ada
dalam dada
mencari penerang hati penunjuk jalan
kerinduan dan kasih sayang Allah
yang bersinar dalam kehiupan
berbekal ….. kerinduan….
ku merinduimu tak slalu bertemu di
keridoan-Mu
ku cinta padamu hasrat karunia-Mu dalam
ma’rifat-Mu
namun diriku tak layak menerima cinta-Mu
dan kasih sayang-Mu
tapi hatiku tak sanggup tanpa cinta-Mu
menuju rido-Mu
dalam perjalananku ini hasrat merindu-Mu
tuk menemui-Mu
dalam kebesaranku ini pasrahku bersujud
sebagai hamba Allah
ku yakin pada-Mu rahmat-Mu Allah
ku yakin padamu nikmat-Mu Allah
nasyid by : restu bumi
0 komentar:
Posting Komentar