Kamis, 27 Oktober 2011

Kerinduan



dari jiwa yang terkoyak
aku mencoba tuk merangkak
dari nurani yang telah lama mati
aku mencoba berdiri meski tertatih-tatih
meski harapan semakin padam, karena tak kunjung jadi kenyataan
disaat asa telah binasa, karena tak pernah terwujud menjadi sebuah realita

yaa Allah.. maafkan aku
maafkan aku, jika simbahan air wudhu tak lagi menyejukkan kalbuku
bila lantunan ayat-ayatmu tak lagi menyentuh imanku
aku takut dosa, dan maksiat kan jadi jurang pemisah diantara kita
tapi khuof dan roja’ senantiasa ada dalam dada
mencari penerang hati penunjuk jalan
kerinduan dan kasih sayang Allah
yang bersinar dalam kehiupan
berbekal ….. kerinduan….

ku merinduimu tak slalu bertemu di keridoan-Mu
ku cinta padamu hasrat karunia-Mu dalam ma’rifat-Mu

namun diriku tak layak menerima cinta-Mu dan kasih sayang-Mu
tapi hatiku tak sanggup tanpa cinta-Mu menuju rido-Mu

dalam perjalananku ini hasrat merindu-Mu tuk menemui-Mu
dalam kebesaranku ini pasrahku bersujud sebagai hamba Allah
ku yakin pada-Mu rahmat-Mu Allah
ku yakin padamu nikmat-Mu Allah

nasyid by : restu bumi

0 komentar:

Posting Komentar